Nama : siti mulyasari
Nim :2009140021
Berbicara tentang Club Med ,
memang terdapat banyak keunikan yang dapat di temukan didalamnya.
Sebelumnya saya memang pernah melakukan on the job training di Club Med resort
yang ada di Bali. Pertama saya menginjakan kaki di tempat tersebut saya merasa banyak
hal yang aneh , tidak seperti akomodasi hotel lain yang pernah saya temui.
Namun banyak hal yang saya pelajari dari tempat tersebut. Ternyata tidak semua
akomodasi hotel harus selalu tampil dengan elegan. Club Med mengajarkan banyak
hal tentang bagaimana cara mengenal tamu dari sisi yang berbeda.
Club Med memiliki konsep
yang berbeda dari yang lain, seperti SDM yang ada di dalamnya. Terdapat 2 tipe
karyawan yang biasa di sebut oleh Club Med dengan GO ( Gentil Organisateur )
dan GE ( Gentil Employee ) sedangkan tamu yang datang di sebut dengan GM (
Gentil Membree ) Tentu kedua karyawan tersebut memiliki perbedaan. GO merupakan
karyawan yang tidak hanya menetap dalam satu Village Club Med mereka memiliki
periode tertentu sebelum nantinya mereka akan pindah ke Club Med village yang
lain sedangkan GE adalah karyawan yang tetap berada dalam satu village
(biasanya penduduk sekitar)
Jika saya amati dari sistem
yang di terapkan oleh Club Med itu merupakan adopsi dari sistem kapal pesiar.
Dimana semua karyawan GO mendapatkan kamar dan fasilitas Club Med ( tinggal di
dalam Club Med itu sendiri ) dan penetapan shift kerja mereka pun tidak normal
selayaknya karyawan biasa. Selain itu, segala fasilitas dan kegiatan yang di
buat oleh Club Med membuat para tamunya hanya berada di dalam Club Med
tersebut. Club Med didirikan di setiap negara dengan menjadikannya sesuai
dengan budaya yang ada di daerah tersebut, sehingga village akan terlihat
orisinil oleh karena itu para tamu akan merasa cukup tentang daerah yang di kunjungi
walaupun hanya berada di village.
Melihat dari uraian di atas
, kenyataan yang saya temui di Club Med dan melihat dari segala aspek yang di
pelajari dalam mata kuliah Ekonomi Pariwisata memang terdapat plus dan minus
dari village tersebut.
Manfaat dan masalah ekonomi
Club Med terhadap negara perekonomian di negara maju dan negara berkembang
Berdasarkan
dari apa yang di ajarkan dalam mata kuliah Ekonomi Pariwisata bahwa kegiatan
pariwisata dapat menimbulkan efek berganda bagi lingkungan
sekitar, termasuk dalam pembangunan Club Med. Efek tersebut dapat di rasakan
langsung maupun tidak langsung oleh masyarakat sekitar. Penambahan wisatawaan
dapat meningkatkan pendapatan suatu daerah. Kegiatan pariwisata akan terasa
medatangkan manfaat pada penjualan, keuntungan, lapangan kerja, pendapatan
pajak dan penghasilan dalam suatu daerah. Sayangnya Club Med memberikan
kelebihan dari akomodasi hotel lainnya. Seperti yang sudah saya jelaskan diatas
bahwa Club Med menyediakan berbagai fasilitas dan atraksi unik dengan tema yang
berbeda setiap harinya, sehingga para tamu yang datang cenderung untuk
menghabiskan waktunya untuk menyaksikan atraksi tersebut. Di tambah lagi di
dalam village tersebut terdapat butik yang menyediakan berbagai pakaian dengan
logo Club Med itu sendiri dan tamu yang datang cenderung memilih barang-barang
butik tersebut sebagai konsumsi mereka sendiri ataupun sebagai buah tangan,
bukan dari mereka yang berjualan di daerah sekitar. Tamu yang datang ke Club
Med merasa sangat di manjakan dan di permudah. Selain itu Club Med menyediakan
paket tur wisata suatu daerah di mana Club Med itu berada tentu saja seorang GO
yang menanganinya bukan melakukan kerja sama dengan Usaha Perjalanan Wisata
daerah sekitar.
Dari sistem
kepegawaian yang di anut oleh Club Med juga dapat menjadi pendapatan bagi
daerah sekitar. Mereka memiliki GO yang akan tinggal di daerah tersebut selama
periode kerja mereka, sehingga dapat di pastikan bahwa mereka akan mengkonsumsi
yang di buat atau diolah oleh daerah sekitar. Di lihat dari sistem pembayaran
Club Med yang include artinya tamu
membayar dengan harga paket yang berarti tamu tersebut akan dengan bebas makan,
minum dan menikmati fasilitas dengan sepenuhnya. Oleh karena itu Club Med
mematok harga yang mahal dan itu di bayarkan per orang bukan berdasarkan kamar
yang di sewa. Sistem pembayaran seperti ini yang membuat tamu tidak banyak
melakukan perjalanan karena mereka sudah membayar dengan mahal dan pastinya
ingin merasakan hasil dari apa yang mereka bayar.
Namun di balik kelengkapan
yang disediakan Club Med bagi para tamunya, Club Med juga memberikan kesempatan
terhadap pedagang-pedagang retail di daerah sekitar dengan di perbolehkan untuk
membuka dagangan di dalam village dalam hari dan jam tertentu. Biasanya
dinamakan dengan Traditional Market Day , program ini dapat membantu pedagang-pedagang sekitar untuk
menjajakan barang dagangannya yang tentu saja akan berdampak pada kehidupan
perekonomian mereka.
Negara-Negara
maju seperti Amerika Serikat dan Italia mungkin tidak merasakan manfaat yang
berlebih dari pembangunan Club Med Village karena perusahaan akomodasi ini
merupakan kepemilikan Perancis yang tentu saja keuntungan yang diraih akan di
larikan balik ke Perancis. Ini merupakan suatu kebocoran ekonomi (
Economic Leakage ) sebenarnya,
namun inilah bisnis secara tidak langsung ini merupakan suatu keterikatan yang
saling membutuhkan. Suatu negara tidak mungkin berkembang tanpa adanya bisnis
pariwisata di dalamnya baik dari dalam maupun dari luar.
Pariwisata
juga memberikan dampak terhadap lingkungan sekitar, seperti Club Med yang juga
membantu menjaga kelestarian lingkungan sekitar dengan cara merekrut pekerja
untuk menjaga kebersihan pantai serta ekosistem yang ada di sekitar. Tentu saja
ini merupakan suatu yang di harapkan pemerintah dalam upaya melestarikan
kekayaan alam tanpa harus mengeluarkan biaya besar dalam perawatannya. Suatu
usaha bisnis luar yang akan didirikan di suatu daerah akan memiliki perjanjian
hukum di dalamnya agar semua dapat berjalan selaras dan seimbang dan dapat
menciptakan keadaan yang saling menguntungkan satu sama lain.
Dampak sosial dan pendidikan tentu juga menjadi salah satu
yang di akibatkan pariwisata. Dapat kita lihat Bali sebagai contohnya keadaan
sosial mereka sudah banyak yang mengarah ke kehidupan luar negeri, selain itu
banyaknya kunjungan wisatawan mancanegara mendorong para masyarakat untuk
menguasai keterampilan bahasa asing sebagai modal utama, walaupun mereka tidak
memiliki pendidikan yang tinggi, namun dengan bahasa mereka akan dapat hidup
dengan cara menawarkan barang yang mereka jual. Keterampilan bahasa asing
dirasakan sangat penting di kuasai guna dapat berkomunikasi dengan para
wisatawan.
Bagi
negara-negara berkembang kegiatan bisnis pariwisata dirasakan berpengaruh besar,
karena dengan kehadiran industri pariwisata tersebut lah merupakan satu usaha
yang dapat di capai agar para wisatawan dapat berkunjung ke daerah mereka dan
sesuai dengan perkembangan daerah tersebut akan dapat di kenal di mata
wisatawan. Selain itu ada beberapa pengaruh penting dari pariwisata. Pariwisata
dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan negara, Pariwisata
meningkatkan nilai tukar mata uang lokal terhadap mata uang asing, dan tentu
saja meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar